Amanat Ayah Lula Lahfah tentang Pemakaman Bersama Putrinya jika Meninggal Dunia
Kepergian Lula Lahfah meninggalkan duka yang sangat mendalam bagi keluarganya. Selebgram yang dikenal luas ini berpulang pada Jumat, 23 Januari 2026. Baru-baru ini, ayah Lula mengungkapkan sebuah amanat yang sangat mengharukan, yang menggugah hati banyak orang.
Melalui akun Instagramnya, ayah Lula berbagi keinginannya terkait pemakamannya di masa yang akan datang. Ia berharap agar kelak, jika dirinya meninggal, ia bisa beristirahat dengan tenang di samping putrinya yang sangat dicintainya. Amanat tersebut diungkapkan sambil mengenang mendiang anggota keluarga lainnya yang telah lebih dahulu berpulang.
Dalam tulisannya, ayah Lula memulai dengan menceritakan tentang makam ibunya yang telah tiada sejak tahun 2011. Tepat empat belas tahun setelah kepergian sang ibu, kakaknya juga menyusul kepergiannya.
Sebelum meninggal, kakaknya sempat menyampaikan harapan sederhana terkait tempat peristirahatan terakhirnya.
“Ini adalah makam almarhumah Ibu saya, yang berpulang pada tahun 2011,” tulis Feroz dalam unggahannya di Instagram yang dikutip pada Senin, 28 September 2026.
“Empat belas tahun kemudian, pada tahun 2025, kakak saya menyusul kepergian Ibu. Sebelum pergi, ia menitipkan sebuah amanat sederhana… Ia ingin dimakamkan di samping Ibunya,” tambahnya.
Pernyataan tersebut membuat ayah Lula merenungkan kembali makna kedekatan dalam keluarga, bahkan setelah seseorang berpulang ke rahmatullah.
Dari pengalaman tersebut, ayah Lula kemudian mengungkapkan amanat yang ingin ia sampaikan untuk masa depan. Ia berharap, jika Allah memberikan izin dan keadaan mengizinkan, ia ingin beristirahat terakhirnya di dekat Lula.
“Dan mungkin, suatu saat nanti, giliran saya,” ungkap Feroz.
“Jika umur saya tidak panjang, dan jika Allah mengizinkan serta situasinya memungkinkan, saya pun ingin menitipkan satu amanat yang sederhana. Saya ingin dimakamkan bersama Lula Lahfah,” lanjutnya.
Dalam pesannya, ayah Lula menggambarkan sosok putrinya sebagai anak yang sangat dicintainya. Walaupun Lula kini telah tiada, kenangan tentangnya akan selalu hidup dalam hati sang ayah.
“Anak perempuan yang saya cintai sepenuh hati. Ia telah pergi lebih dahulu, tetapi tidak akan pernah hilang dari ingatan dan hati saya,” ujar Feroz.
Ia juga menyatakan ketidakpastiannya mengenai kapan ia akan dipanggil oleh Sang Pencipta. Oleh karena itu, amanat tersebut disampaikan sebagai sebuah harapan yang tulus untuk masa mendatang.
➡️ Baca Juga: 4 Langkah Mudah Melindungi Privasi di Facebook
➡️ Baca Juga: Cara Undervolt CPU Intel & AMD: Turunkan Suhu 10 °C Tanpa Kurangi Performa
